November 27, 2008

will you take the chances?!

Apakah kalian sekarang berada di comfort zone?!
Maukah kalian mengambil resiko keluar dan menjajal hal-hal baru?

Those question bugging me for weeks!

Bukan apa-apa, belakangan emang saya ngelihat kalo disekitar saya banyak banget orang-orang yang memilih untuk tetap berada diposisi mereka no matter how. seorang teman memilih tetap bekerja di satu perusahaan tanpa kenaikan salary yang jelas dengan alasan dia takut gak dapet kerjaan di luar sana. seorang sahabat takut untuk mengambil keputusan tentang hubungnya yang terombang-ambing karena dia merasa gak ada orng yang bisa ngertiin dia. dan seorang kerabat menjalani hari demi hari dengan rutinatas yang sama, mengeluh, namun tidak pernah melakukan apa-apa.


Saya nggak ngerti, bagaimana mereka bisa begitu. jujur saya juga sebenernya tipe "setia" artinya ketika saya nyaman dengan satu hal, entah itu percintaan, pekerjaan, rutinitas, saya cenderung untuk melakukan dan bertahan, dan ketika saya mengeluh, berati ada yang salah dan saya harus cari tahu apa(!)

What keeps me curious is, seberapa lama sih sampe seseorang merasa bahwa dia musti "keluar"?!...semingu, dua minggu , dua bulan, dua tahun..
ketika saya memutuskan untuk berpisah dengan pasangan, saya berpikir begini..okey gue akan patah hati, hati gue bakal hancur, apa yang udah gue bangun tiba2 runtuh, dan gue harus mulai dari awal lagi" dan paginya semuanya berakhir. gue sedih, pasti!. gue putus asa, totally not!, why should i?! lucunya semua orang pada penasaran gimana saya bisa bersantai ria dan bisa mentertawakan segalanya, dan bikin saya gak habis pikir ketika saya mulai membuka diri, orang melihat saya dengan aneh, mereka menganggap saya gak serius sebelumnya. salahnya dimana?!

Salahnya ada di :
(1) saya!, saya nggak ngerasa salah dimana ini membuat saya jadi terlihat salah. orang pikir saya main2 sebelumnya, main2 model gimana?! hubungan saya 7 tahun, dimana letak ketidakseriusan saya.
(2) orang-orang yang masih ada didalam comfort zone mereka. iya, mereka salah, salah menilai saya. nggak ngerti bagaimana bisa mereka tetap berada di "sana", mengeluh dan mengeluh setiap hari dan melihat pilihan saya untuk keluar dari area nyaman saya sebagai suatu hal yang aneh.

Manusia sudah seharusnya tumbuh dan berkembang.
berada di satu titik, yang cenderung stagnan tidak bisa dikatakan membantu orang itu untuk tumbuh dan berkembang!
dan mengeluh tanpa melakukan apa-apa , juga tidak akan membantu apa-apa
pathetic, iya!
saya pernah jadi orang pathetic,..saya pernah bersedih hati lama-lama, saya pernah jadi orang yang menyalahkan hal lain karna kegagalan saya, saya juga pernah berada pada pada posisi dimana saya tidak mau keluar karna takut.

Tapi itu gak bener menurut saya. hidup terlalu indah untuk disesali...dan akhirnya saya pun keluar, memilih untuk mengambil resiko,..ditolak, patah hati lagi, menagis, tertawa, dan mencoba hidup lebih baik.

so, are you still wanna be there or take the chances and see where life can bring you?!
it's all up to you....

November 24, 2008

kamu dimana?

They start in my toes
Make me crinkle my nose
Wherever it goes
I always know
That you make me smile
Please stay for a while now
Just take your time
Wherever you go
...

November 5, 2008

hope ..





Blogged with the Flock Browser

ingin membangun cinta seperti Wiet


sebelumnya ..bagi yang gak suka obrolan serius mengenai married thingy mending cabut cepet2,..in agak-agak na*^9 tra la la soalnya...

hari ini salah satu sahabat saya meminta saya mengintip blognya yang baru saja diganti profilenya. buat saya yang selalu tertarik dengan layout per-blog-an buru-buru ke TKP untuk ngintip hasilnya.

nah, sampe disana, saya lihat cukup cantik, keibuan (berhubung yang punya juga calon ibu bentar lagi). tapi yang bikin saya lebih tertarik adalah membaca postingan dia terakhir yang menceritakan suami tercintanya. *sigh*

saya ngelihat betapa bersahajanya keluarga mereka. saya tahu benar sahabat saya. di cerdas dan agak sedikit susah di maintain alias keras kepala. yang membuat saya agak sedikit terharu adalah bagaimana dua orang yang berbeda keribadian dan watak membangun mimpi yang sama diatas perbedaan. saya juga melihat bagaimana teman saya yang keras kepala itu tumbuh menjadi seseorang yang bijaksana ketika harus berhadapan dengan seseorang yang bisa bikin dia ngamuk-ngamuk dulunya. dan saya sampai sekarang saya nggak pernah lihat teman saya didominasi oleh suaminya dan sebaliknya, keluarga mereka sepertinya sangat demokratis namun pakem-pakem agama tetap dijalani dengan baik.

*sigh*

amazing how married can  change someone. bukan apa-apa, saya agak skeptis soal ini. saya termasuk orang yang sangat menjujung tinggi kesetaraan. buat saya kalo gak logis gak bakal saya jalanin dan secara bersamaan saya juga terlalu pake hati. saya merasa bahwa orang macam saya agak sulit untuk dimengerti.

tapi, gak tahu kenapa begitu melihat keluarga sahabat saya itu tiba-tiba saya disadarkan oleh sesuatu. bahwa, betapa hebatnya saya melakukan pekerjaan saya, hidup saya dan cita-cita saya, kayaknya gak ada apa-apanya kalau saya gak bisa membagi hidup saya dengan orang lain. dan gak akan berarti apa-apa kalau saya hanya mementingkan diri saya sendiri.

*sigh*



Blogged with the Flock Browser