13.4.10

tentang bodoh


Melakukan hal bodoh tidak sebodoh yang saya bayangkan.


Ya itu yang ada dipikiran sadar saya sekarang. Dan itu bukan hal bodoh!


sebelas tahun yang lalu saya hanya remaja yang berhasrat besar dengan semua hal, dan termasuk didalamnya membina hubungan percintaan (disaat saya hanya mendefinisikan cinta sebagai kamu suka aku suka yuk kita pacaran).


Duduk sekarang saya menutup lembar terakhir masa sebelas tahun saya lalu. Dan hanya satu kata yang bisa saya pikirkan sekarang. Bodoh.


Bagaimana mungkin saya bisa begitu jatuh cintanya pada seorang remaja yang sedang mancari jati dirinya disaat saya juga tengah mencari jati diri saya, kala itu. Bodoh. Dan saya bisa menulis berlembar-lebar hari demi hari dimana saya dan dia melakukan banyak sekali kebodohan bersama. Sangat bodoh. Agak sulit dimengerti untuk saya setelah sebelas tahun. menurut ilmu yang saya pelajari di bangku perkuliahan, sebelas tahun lalu saya itu adalah fase pra remaja, dimana saya dianggap wajar saja melakukan hal bodoh. Entah itu pembenaran atau kebodohan.


Dan sebelas tahun setelah kebodohan itu, saya bertemu kambali dengan remaja yang ternyata sudah begitu mengenal dirinya (Semoga saya tidak bodoh mempercayai apa yang saya lihat). Banyak sekali kebodohan sebelas tahun lalu yang kami tertawakan bersama. Sekelibat saya berpikir, kebodohan yang pernah kami lakukan dululah yang membawa saya (dan dia) ke hari dimana kami berbincang saat ini. Dua orang yang dulu sangat sangat bodoh kini paling tidak sudah tahu apa yang mereka mau.


Ps. Dan semoga tidak ada kobodohan yang terulang :))

Pss. dan kalaupun terjadi, semoga diri saya 8 tahun kemudian tidak akan menganggap ini bodoh :P

7 comments:

Lala said...

well klo sekarang keulang g akan jd kebodohan lagi kok, tapi logika :)
ya gak sihhhhh? *sok pandai :p

Karina Saputri said...

hahaaaaa,...semoga ;)

Alan Dermawan said...

dunia orang dewasa itu menyeramkan ya..

Reza said...

ignorance is a bless, or was it bliss? :)

DinnaPutriAprila said...

I'm following you sis...

rusiana luthfie said...

ahhh saya tertampaarrr!! tetapi sedikit meniru iklan, kalo nggak melakukan kebodohan, mungkin kita ngga belajar:)

asti wisnu said...

getting weird...
getting weird...
hopefully turns happy :)