Showing posts with label pikiran suka lompat-lompat. Show all posts
Showing posts with label pikiran suka lompat-lompat. Show all posts

June 7, 2009

konsisten dan rutinitas

Seorang teman berbagi cerita dengan saya semalam. Ada satu kalimat yang terucap yang cukup membuat saya tergelitik “konsistensi itu membosankan”, begitu kata teman saya itu. Jujur saja saya agak sedikit bingung sebenarnya. Konsistensi ini dalam hal apa. Sayang percakapan kami berlangsung melalui seluler, jadi agak susah untuk saya menanyakan panjang lebar tentang konsistensi yang dia maksud.

Saya sempat berpikir tentang konsistensi ini setelah kami menyudahi percakapan kami. Saya pribadi bukan orang yang konsisten. Bisa suatu ketika saya berpikiran bahwa kalo nasi goreng ditempat A itu enak, tapi disatu hari yang berbeda saya malah berpikir sebaliknya. Saya nggak konsisten kalau begitu ya?. Bisa suatu kali saya sebal karena adik saya tidak membereskan kamar, tapi dilain hari justru ibu saya yang marah kepada saya karena kamar saya berantakan. saya nggak konsistenkah?. Atau suatu ketika saya secara rutin pergi ke gym, namun 3 minggu kedepan saya sama sekali nggak pernah pergi ke gym. Saya nggak konsisten ya?. Atau ketika menyelesaikan suatu pekerjaan, kadang saya pake cara a, atau b, atau c, mana-mana aja yang pas sama mood saya waktu kerja. Itu pun berarti saya nggak konsisten ya? L

Kalau konsistensi yang dimaksud teman saya ini adalah rutinitas. Jelas, saya bukan orang yang konsisten. Namun kalau konsisten menyangkut jati diri saya, karakter kepribadian saya, saya sebagai pribadi, mungkin saya bisa bilang untuk yang satu itu saya cenderung konsisten. Saya konsisten dalam berpikir, maksud saya cara berpikir yang melompat-lompat, saya konsisten untuk yang satu ini, hehehe (ini nggak bagus sebenernya L). Saya juga konsisten dalam kamampuan saya kompromi dengan orang lain, walaupun kadang ini jatuhnya saya terlihat pasrah atau loser, saya konsisten melakukannya (kok kayaknya nggak bagus juga ya L). Saya juga konsisten dalam menyelesaikan apa yang sudah saya buat, walaupun dalam perjalanan menyelesaikannya itu ada masa dimana saya pause untuk sementara waktu, dan akhirnya kembali menyelesaikan yg sedang saya kerjakan.

Jadi konsisten itu masih membosankan? Buat saya, walaupun cara berpikir saya lompat-lompat, atau saya bisa kompromi sama orang lain, atau kerjaan suka dipending tapi akhirnya kelar, sepertinya belum menjadi hal yang membosankan buat saya, saya masih nyaman dengan cara seperti itu. Dan beberapa teman dekat mungkin melihat saya sebagai pribadi yang seperti itu. Sukur mereka tidak menganggap saya membosankan karna hal-hal tersebut diatas J. Kalau soal rutinitas, hehehe, ya saya memang tidak konsisten. Dalam beberapa hal saya nggak suka rutinitas, rasa-rasanya kok rutin dan melulu itu-itu terus kok membosankan ya buat saya..tapi yah mungkin itu saya. Kalau kalian bagaimana?!

Nb: oh iya, saya juga suka nggak konsisten kalau nulis, kadang pake inggris pas-pasan, kadang Indonesia ala angkatan 80’an, kadang malah bukannya nulis tapi masukin foto-foto nggak jelas..heheheh

March 2, 2009

never-mind

This is just way too hard.
And I'm too tired.
Too bored.
Too exhausted.
Too complex.
Too hopeless.
Too restless
i must stop this ridiculous impulsive thingy.

February 7, 2009

kemauan.menyanyi.terbang

"emang kamu sendiri maunya gimana karina?!"

bused, itu terngiang-ngiang terus yah. mencoba menyalahkan yang nanya tapi apa daya, pertanyaan itu emang harus terlontar suatu hari nanti!

maunya apa? apa yah? jawab pake lagu aja boleh gak sih...(ini bukan pertanyaan, lebih ke peryataan)

ehem....

I follow the night
Can't stand the light
When will I begin to live again

One day I'll fly away
Leave all this to yesterday
What more could your love do for me
When will love be through with me
Why live life from dream to dream
And dread the day when dreaming ends


setelah dinyanyiin jadi mikir, ini lagu ga ada hubungannya sama mau gue,..mhhh, sepertinya lebih pada kenginan gue untuk nyanyi >.<